Seakan Semua Ada

Kemarin
Saat awan-awan terbingkai bersama
Tahukah kamu ?
Lekuk wajahmu ada di sana
Semilir angin berbau aroma rambutmu
Gemerisik daun seperti bisikanmu

Baru ku mengerti
Ada ruang kosong yang kuharap tak ada
Absensi dirimu
Buat ku menyukai batu

Aku terdiam
Membiarkan malam
Bersenandung dalam keheningan
Mendengar tiap tetes air malam
Menutup mata
Memberi tempat untuk imaji
Lukisan terindah yang pernah aku miliki

Kamu
Warna pastel untuk hariku
Senyumanmu
Mentari indah yang rela terspesialisasi dalam gelapku
Dekapanmu
Mendengar teriakanku yang terpaksa bisu
Cintamu
Ajarku mengerti arti penting ketidaksempurnaan

Biarkan aku menghapus air matamu..
Mendekapmu dalam keterbatasan
Dan ijinkan aku berbisik di telingamu

Aku sayang kamu tanpa harga

Beritahu aku saat lelah dan udara tak lagi bersahabat
Aku akan datang membawa sekotak nafasku tuk jadi nafasmu
Tenagaku untuk mengisi isakmu
Menopangmu..
Dengarlah
Yang ku ingin hanya satu
Untaian nadamu sampai senja dan aku terlelap

staccato

-jeda-

13 pemikiran pada “Seakan Semua Ada

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s