Sony Ericsson fokus ke Android untuk rencana mengembangkan Playstation Phone?

Salah satu vendor ponsel Sony Ericsson telah tanpa basa-basi akan mengurangi line up smartphone mereka yang berbasis sistem operasi Symbian mulai tahun depan.

“Kami tidak punya rencana saat ini untuk mengembangkan produk-produk baru untuk standar Symbian Foundation atau sistem operasinya,” kata juru bicara perusahaan Aldo Liguor Bloomberg dalam sebuah pernyataan resmi., yang dilansir melalui TG Daily, Sabtu (25/9/2010).

Namun demikian, Liguor juga menegaskan bukan berarti bahwa Google Android saat ini akan menjadi sistem operasi eksklusif bagi jajaran produknya, tetapi lebih menekankan bahwa platform tersebut pasti akan terus menjadi hal yang penting bagi Sony Ericsson.

Melihat kenyataan tersebut praktisi Thom Holwerda dari OS News menilai masa depan Symbian sekarang jelas cukup tidak menentu dan hanya sedikit memberi ancaman bagi pasar sistem operasi lainnya.

“Symbian tetap paling populer di dunia sistem operasi, tetapi ini terutama karena kemampuan Nokia untuk membuat hardware yang bagus dengan harga terjangkau,” sebutnya.

“Ingatlah, produsen ponsel lainnya sudah membuang Symbian, seperti Motorla dan Samsung, yang keduanya fokus pada Android juga,” tambah Holwerda.

Marin Perez dari IntoMobile menyatakan sentimen yang sama. “Sudah jelas bahwa Symbian tidak memiliki masa depan yang cerah langsung dalam ruang smartphone high-end. Nokia tampaknya menjadi satu-satunya pabrikan utama untuk menggunaka,” sindirnya.

“Tampaknya Sony Ericsson akan membuat taruhan besar pada Android Kami sudah mendengar desas-desus kuat bahwa perusahaan akhirnya akan membuat PlayStation Phone dengan Android 3.0,” tandasnya.

Dikutip dari http://techno.okezone.com/read/2010/09/25/325/375853/sony-ericsson-say-goodbye-ke-symbian


Baca tulisan-tulisan lain

Tentang iklan-iklan ini

4 pemikiran pada “Sony Ericsson fokus ke Android untuk rencana mengembangkan Playstation Phone?

  1. Smoga beneran dibuat dan beneran laris, dan membuat nokia berpikir2 untuk membangkitkan ngage kembali dari kubur (maap2, lagi2 ngage (^_^’). Maksud w agar mobile gaming makin bejibun). Masa N-Gage yg udah besar namax di buang gitu aja, mungkin akan sukses kalo “ngage arena” (game online) lebih diutamain (tp keliatanx membutuhkan biaya yg sangat besar ya).

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s