LAGU ORANG DEWASA MENDEWASAKAN?

Lagu anak-anak sekarang kurang mendidik, hal tersebut dapat dilihat dari judul-judul aneh seperti tikus makan sabun dan sebagainya. Selain kurang edukatif, lagu anak-anak pun sering disalahartikan oleh orang tua sebagai lagu yang disenangi oleh anak-anak sehingga saya sering mendengar sesuatu yang sangat aneh ketika orang tua mengajari anaknya, yang masih balita, lagu TTM (Teman Tapi Mesra) yang dipopulerkan oleh duo Ratu. Lebih lagi, saya sering mendengar anak-anak di lingkungan saya , termasuk adik saya yang masih kelas lima SD, menyanyikan lagu yang bukan untuk mereka.

 

Menghadapi semua itu , terlintas di pikiran saya sebuah perkataan ibu-ibu yang berbunyi, “Anak-anak sekarang cepet banget ya gedenya, liat aja tuh ngomongnya cinta-cintaan melulu.” Lantas saya membuat sebuah hipotesis (dugaan sementara) yang berbunyi, “ Lagu orang dewasa yang bertema cinta dan populer di kalangan anak-anak dapat mengakibatkan peningkatan cinta monyet (cinta anak-anak). Setujukah Anda?

Iklan

6 pemikiran pada “LAGU ORANG DEWASA MENDEWASAKAN?

  1. Aku setuju..
    Pernah di dalam angkot Caheum-Ledeng, lagi sunyi2nya, tiba2 anak perempuan kecil (5taunan) yg lagi bersandar di pangkuan ibunya tiba2 nyanyi, “Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi..” (Peter Pan) 😀 Jadinya semua penumpang senyum2 bersama 😀

    Kamu Tenor PSM-ITB? Sama dong, hehe. Salam kenal kembali 🙂

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s