Kedua Kalinya

Indonesia..
Ku menghirup kabutmu
Ku menangis di telapakmu
Kaulah menara dadaku
Sayap bagiku tuk terbang tinggi
Menggapai kemustahilan..
Merenda keindahan..

Ku gapai tetesan air matamu
Ku genggam dengan erat
Aku merinding syahdu
Terduduk..
Kristal-kristal meleleh di pelupuk
Indonesia..
Indonesia..
Akankah kau bangun dari kursi goyangmu
Kursi goyang kenistaan dan cibir maki..
Sudah cukup kau bersabar
Kurasa sudah lelah kau merintih tiap malam
Isakanmu membuatku ingin bergumam lirih
Akankah ku bisa hapuskan kelammu
Munculkan tawamu Indonesia..
Kerut matamu membuatku iba
Kadang juga tertawa sinis

Tapi, satu hal di atas semua
Satu hal yang bisa ku lakukan untukmu Indonesia..
Berdoa untuk kehadiran kobaran adrenalinmu
Tuk kedua kalinya..

Iklan

4 pemikiran pada “Kedua Kalinya

  1. masi ada di indonesia ini yg mencintai negaranya disaat sebagian besar membangga banggakan negara lain . jiwa nasionalisme yg tinggi skali . hebatt ..

  2. pertama kali gue nangis nyium bendera pada saat gue kelas 1 SMP …itu pas gue pelantikan PASKIBRA..gila..gue terharu banget..jiwa nasionalismenya langsung tinggi.
    πŸ˜€
    dan itu kerasa ama puisi lo yang satu ini..
    salut!

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s