Hingga Malam Ini

Semilir angin menggesekkan dedaunan
Masih sepi yang menemaniku hingga malam ini
Tak… tik… tuk… dan waktu terus berlalu
Masih saja aku merasa sendiri dan sepi

Rasi bintang begitu indah di atas sana
Ingin sekali kugambar wajahmu di kerlipan itu
Agar malam ini aku bisa melihat senyummu
Biarpun aku sadari tetap saja sendiri

Penghuni alam nampak marak di kegelapan
Mengapa mereka tak menanyakan aku?
Apa aku terlihat seperti sebuah benda mati?
Atau aku seperti bangkai yang mereka jauhi?
Aku tak tahu…
yang jelas aku merasa sepi
Tanpa hadirmu lagi
Terus memikirkanmu
Hingga malam ini…

Iklan

5 pemikiran pada “Hingga Malam Ini

  1. @vhey

    Hhoho.. bukan puisi gw loh vey.. Itu puisi buatan Qavad. Dia nebeng nulis puisi di sini. Coba perhatiin, “21 Maret 2008 oleh qavad” di bagian atas puisinya, sama “Ditulis dalam puisi-puisi qavad”

  2. another ur good poem
    yupe..kata2nya tinggal diperbanyak..
    tapi klo ditampilkan dalam bentuk biasa lebih baik suasanya dipertajam..
    sip dek puisinya..
    šŸ™‚

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s