Santuari

Menari
Menggelap di balik selimut
Menunggu mangsa
Dibalik malam dan birahi
Menerkam..
Tak terasa mematikan
Nikmat malah.

Aku tidak bodoh.
Menunggukah?
Kutimpa selimut topengmu dengan meja.
Masih ingin tinggalkah di dalam sini?
Keluar!
Jangan pura-pura tak mendengar!
Kusulut api dengan sesumbar

“Atau ruangan ini takkan lagi bertepi”

Takkan ada pojok untuk tikus
Hanya kupu.
Ya,
Kupu bertelur emas..

Tapi semua pagi telah mati
Ia keluar
Pelan
Menunjukkan sayap
Hingga jadi kupu sepenuhnya
Kupu-kupu.
Namun tak seindah yang mampu hidup di sini.
Menyamar
Dengan topeng kupu murahan yang ia baca dari sebuah buku

“Ke mana lampuku dulu?
Mana warna merah muda!
Sial”

Ke pasar aku mencari
Obat pembasmi kupu bersayap hitam
Nampaknya tak ada

Cepat-cepat kumakan kapur barus
Tak mengapa karena harus

Cepatlah mati aku..
Aku ingin kupu bertelur emas hidup lagi
Karena sebentar lagi
Kita pergi ke santuari

Iklan

16 pemikiran pada “Santuari

  1. mantteepppp euy..
    suka sama kata2 yang sejenis ini, simpel tapi essensinya ngena banget ke objek..
    kadang banyak kata justru buat suasana membosankan..

    aku suka kata kata mengejutkan seperti
    “Atau ruangan ini takkan lagi bertepi”

    imbuhan kayak gini justru yang unik dan bikin sangat menarik..

    ibarat makan bakso, di dalam bakso itu ada sebuah cabe yang nggak kita tau dan tiba2 kita menggigitnya.. mengejutkan bukan?? tapi itu menarik dan unik..

    di puisimu yang “kaki” itu aku suka endingnya
    “sial..!”
    “belatungnya mengeliat”

    kata2 tiba2 yang seperti itu malah lebih banyak mengandung makna…
    tapi itu siii menurutku..

    bagusss.. aku suka karya2mu..
    tetap asah jari dawaimu ya kawan..!!
    tidak akan ada yang rela jika menjadi tumpul.. bangsa kehilangan satu pelantun syair jika itu terjadi..
    nikmatilah berdansa denhgan kata-kata.. menyenangkan bukann>.<
    salam budaya..
    n salam kenal

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s