Kaki

Hari ini
Ku simpan semua melodi..
Hari ini
Dalam hati
Ku semat sebuah kaki
Kutemukan di sebuah baki
Di dalam sebuah laci

Aku mencarinya
Sang pemilik kaki..
Sadarkah dia akan kehilangan?
Sadarkah?

Satu helaan nafas panjang menghiasi..

Sejak dulu aku tlah lelah mencari
Terduduk di pojok berdebu ini lagi
Memandangi kaki merah yang telah bau.
Usang..

Sial.
Belatungnya berkerut

BANTING!

Matipun bikin susah!
Kulempar kakinya ke jalan
Berharap benda itu dilindas apapun
Tak butuh kaki lagi.

Gila.
Apa itu memori?
Aku menghajarkan diri ke tembok.
Sudahkah aku mirip orang mati?

Darah bercucuran..

Aku berjalan terhuyung
Menenggak racun kupu pada sebuah puisi
Hitam..
Pekat..
Begitu siang.
Atau ini malam?

Entahlah..

Iklan

15 pemikiran pada “Kaki

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s