Malamku Kan Diam Lagi..

 

night

Saat ini..
Terikpun sepi
Sperti malam ini..

Sendiri..

Lagi

Entah berapa kali harus meluncur
Entah berapa kali harus kutulis..

Kata maaf lagi
Lagi
Lagi..

Tengah malam ini..
Sepotong teks tak berhenti berlari

“Seorang pria yg tak tahu bagaimana menghargai seorang wanita adalah pria yg tak tahu bagaimana menghargai ibunya”

Gelas rapuh
Yang selama ini kupegang dengan gemetar
Akhirnya hancur sudah..
Terbanting di lantai..

Tak pantas aku menggenggammu di sini
Tak pernah pantas aku berbisik

Aku sayang kamu tanpa harga

Atau sekedar berkata

Jangan pergi..

Segala kutuk pada dirimu sendiri buatku rebah
Rata dengan tanah
Pasrah..

Nanti
Segala yang kau gunting
Takkan ku ganggu..

Entah itu sayap tuk pergi
atau
Sarung tinju tuk memukulku kala bodoh..

Dan malamku kan diam lagi..

Iklan

Satu pemikiran pada “Malamku Kan Diam Lagi..

  1. Wow…
    sedalam itukah?
    jangan lah tersudut disana sendiri…
    kemari…
    matahari masih bersinar disini…
    angin masih berhembus sejuk mengiringi..
    dan denyut kehidupan masih berdetak dan beriak..

    hehehehe keren puisinya…(jadi inget dulu waktu masa pacaran, serasa jadi pujangga padahal hanya merangkai kata saja)

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s