Tips Praktis untuk Pengusaha dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Nasional

Image

Semua orang tentu tahu bahwa krisis ekonomi adalah masa-masa yang sulit untuk dilewati. Dulu Indonesia pernah dilanda krisis ekonomi tahun 1997. Banyak bisnis-bisnis kecil menengah yang hancur karena tergilas kerasnya krisis. Sayangnya, ketika masyarakat berusaha mencari tahu bagaimana cara menanggulangi krisis ini, informasi yang tersedia untuk mereka adalah informasi yang njelimet dengan istilah-istilah ekonomi yang bertebaran di sana-sini. Tidak semua orang mengerti istilah-istilah tersebut, sudah dijelaskan saja masih susah untuk dicerna kok, apalagi kalau tidak dijelaskan. Ujung-ujungnya hanya kalangan-kalangan terdidik dan terpelajar saja yang dapat lebih banyak memperoleh informasi, padahal seharusnya makin rendah pendidikan maka akan lebih banyak butuh pertolongan.

Atas dasar itulah, saya dengan ilmu yang terbatas ini mencoba berbagi kepada para pembaca semua mengenai tips atau strategi untuk menghadapi krisis ekonomi nasional terutama bagi para pengusaha/wirausaha. Saya akan mencoba untuk menjelaskan hal ini secara sesederhana mungkin agar dapat memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

Sebelum masuk ke bagian inti dari tulisan ini, yaitu mengenai tips, saya mau mengajak para pembaca semua untuk memahami terlebih dahulu apa yang dinamakan inflasi. Secara sederhananya begini, dulu harga permen yang dijual di warung itu Rp 50/buah, sekarang Rp 100/buah. Berarti kalau dulu kita punya uang Rp 100, kita sudah bisa kita tukarkan dengan 2 buah permen, sekarang cuma bisa kita tukarkan dengan 1 buah permen. Apa yang terjadi dengan uang kita? Uang kita mengalami hal yang dinamakan penurunan nilai tukar uang, yang tadinya bisa ditukar 2 permen, jadi cuma bisa ditukar dengan 1 permen. Dengan kata lain, uang kita terinflasi, nilai tukarnya menurun. Nah, kalau sudah kenal dengan inflasi, mari kita masuk ke tipsnya.

Putar uang secepat mungkin.

Pada saat krisis ekonomi nasional terjadi, nilai tukar uang kita akan turun dengan cepat. Harga-harga barang dan kebutuhan sehari-hari mendadak menjadi tambah mahal. Para pengusaha tentu berpikir untuk menaikkan harga sehingga keuntungan yang biasa mereka raih tetap terjaga, misal biasa pendapatan 10 juta per bulan, gimana caranya supaya bisa tetap dapat 10 juta, padahal lagi krisis.

Hal di atas adalah tindakan yang salah. Sebisa mungkin, putar uang dengan cepat atau istilah gampangnya, jual barang/jasa Anda secepat mungkin, lalu beli bahan lagi bahan jualan dan jual lagi. Kalau perlu menurunkan keuntungan, segera turunkan, asal masih dalam batas untung. Jangan sampai ada barang-barang nganggur tak terjual. Perputaran uang yang lebih cepat akan menghindarkan Anda dari turunnya nilai uang yang Anda pegang. Dan lagi, saat krisis, semua orang pasti cari barang yang paling murah.

Sederhana sekali bukan? Semoga tulisan ini dapat membantu Anda semua tetap bertahan di tengah krisis dan dapat menikmati hidup yang lebih layak di kemudian hari 🙂

Iklan

Satu pemikiran pada “Tips Praktis untuk Pengusaha dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Nasional

  1. Ping balik: Rupiah Anjlok dan Dampaknya Terhadap Suku Bunga Deposito | Life Is A Rock Dynamic Stuff

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s