Apa Benar BBM untuk Android Akan Dihentikan 1 Desember 2013? Ini Tanggapan YotoWP

Official BBM on Google Play

Official BBM on Google Play

Lagi-lagi beredar kabar bohong lewat broadcast message BBM. Kali ini mengenai BBM di Android. Sepertinya orang-orang yang menyebarkan berita ini sangat tidak suka dengan kehadiran BBM di Android.

Sebenarnya adu argumen antara pengguna BB dan Android sudah berlangsung cukup lama, menurut pantauan yotowp, perang mulut ini sudah berlangsung dari sekitar tahun 2009. Pengguna OS Android membanggakan perangkat yang dimilikinya bisa melakukan banyak hal sementara BB hanya sekedar mengandalkan BBM saja dan harganya terlalu mahal. Sementara pengguna BB sibuk mengejek bahwa pengguna Android hanya sirik karena tidak bisa pakai BBM dan tidak mampu beli BB. Perang ini terjadi dimana-mana, di forum-forum teknologi, di facebook, dan sebagainya. Perang ini menimbulkan kebencian satu dengan yang lain sehingga bisa menumpulkan logika.

Sekarang keadaannya tidak jauh berbeda dengan 4 tahun yang lalu, bahkan rasanya lebih parah. Keadaan sekarang berbalik 180 derajat. BBM kini hadir di smartphone yang menggunakan OS Android dan perangkat iPhone sebagai akibat dari ketatnya persaingan di dunia ponsel. Kondisi ini seolah-olah menjadi momentum bagi para pengguna Android untuk mengejek-ejek pengguna BB. Para pengguna BB tidak mau kalah sehingga mulai memutar otak dan menyebarkan berita bohong seputar BBM di Android. BBM sedot kuota internet banyak (baca beritanya di sini), BBM dihentikan tanggal 1 Desember 2013, dan sebagainya.

Kenapa yotowp bisa yakin kalau berita BBM untuk Android akan dihentikan pada tanggal 1 Desember 2013 itu merupakan berita bohong?

  1. Sudah ada komentar resmi dari PR Manager Blackberry Indonesia, Yolanda Nainggolan, mengenai masalah ini. Berikut kutipan langsungnya, “Itu adalah hoax (kabar bohong) yang sengaja disebarkan. Tak ada pengumumannya sama sekali dari kami,”. Baca berita lengkapnya di sini.
  2. Blackberry sedang kesulitan keuangan. Coba baca beritanya di sini. Blackberry bahkan sudah menyiapkan rencana jangka panjang untuk memperoleh penghasilan dari Android dan iPhone (baca lebih lanjut di sini). Logikanya, CEO Blackberry pasti sudah gila kalau dia memutuskan untuk menghentikan BBM di Android. Kalau sampai terjadi demikian, maka sama saja Blackberry bunuh diri dengan memaksa orang tidak memakai layanan mereka. Pedagang mana yang barang jualannya tidak boleh dibeli? Dari mana dia dapat uang kalau barangnya tidak dibeli orang? Coba pikir.

Gimana? Semoga bisa dapet pencerahan ya setelah baca tulisan ini 🙂
.

Tulisan Terkait

Iklan

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s