Customer centric Approach

customer-centric approach

Pengantar

Pendekatan berbasis pelanggan adalah sebuah konsep yang baru-baru ini saya kenal lewat kelas online tentang pemasaran di http://www.coursera.org/

Setelah pemaparan tentang apa arti dari pemasaran, dan lain-lain akhirnya tibalah pembahasan mengenai pendekatan berbasis pelanggan ini.

Apa itu customer-centric approach?

.

Pendekatan (Approach):

pdkt

  • hehe, hampir semua orang yang suka lawan jenis pasti tau apa artinya pendekatan. Pendekatan adalah hal yang kita lakukan kepada sesuatu dengan maksud untuk dapat mengamati dari jarak yang lebih dekat. Kalau dalam hal pendekatan kepada perempuan, pendekatan yang kita lakukan adalah agar ada ruang untuk saling mengenal lebih dalam sebelum akhirnya memutuskan untuk saling berkomitmen dalam sebuah hubungan.

 

Berpusat Kepada Pelanggan (Customer Centric):

customer-centric

  • Pendekatan yang berpusat kepada pelanggan artinya menjadikan pelanggan pusat dari pendekatan yang dilakukan. Kita melakukan pendekatan untuk mengamati, memeriksa, mencari tahu, apa yang mereka inginkan, dengan cara seperti apa, apa ekspektasi/harapan mereka.
  • Misal: si perempuan yang lagi kita dekati ternyata suka pada laki-laki yang hobi baca buku. Maka, kalau kita sangat suak terhadap perempuan itu, yang tadinya tidak pernah baca buku, pasti kita mendadak rajin baca buku supaya ada bahan obrolan dengan si dia.

.

Then What?

Setelah mengetahui apa yang pelanggan inginkan, lalu kita bangun produk dan atau jasa kita sesuai dengan yang pelanggan inginkan, bukan yang kita inginkan. Seringkali, kita sebagai pembuat justru malah terbalik, kita membangun produk berdasarkan apa yang kita rasa terbaik dan menganggapnya sudah sesuai dengan apa yang pelanggan inginkan (product centric approach), padahal tidak pernah secara langsung berinteraksi dengan pelanggannya.

Logikanya begini, bagaimana mau jadian kalau tidak pernah tau apa yang si cewek inginkan dari seorang pacar? Menjadi apa adanya memang penting, tapi sebelum mendekati perempuan, ada baiknya kita mencari tahu seperti apa tipe pacar idamannya, apakah kita termasuk tipe dia atau bukan? Kalau ternyata bukan, tapi terlanjut kebelet, maka kamu pasti rela berkorban untuk bisa jadi tipe idamannya, walaupun itu butuh proses yang lama dan tidak enak.

Ngeblog pun hampir sama dengan itu. Seringkali saya sebagai penulis blog hanya menulis tentang apa yang menurut saya keren, padahal tidak semua pembaca mengharapkannya. Belakangan, saya petik banyak pelajaran dari poin ini. Semoga tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin 😀

365 project

Tulisan ini adalah bagian dari 365 project, sebuah proyek untuk tahun 2014 di mana yotowp akan menulis sedikitnya 1 tulisan per hari selama 365 hari.
Iklan

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s