Let It..

 

apart

….

Kala itu langit malu
Mendengar bisikan
Yang kutitipkan sepanjang malam itu..

Kala itu angin seakan lesu
Sendu mengantar secercah kerinduan
..

Ke seberang lautan

Namun saat ini

Ketika bulu mata tlah kering..
Rasanya tak perlu lagi

Tak perlu lagi ada tawaku

Yang terus kau bawa dalam botol
Dan dibuka saat merindu..

Kini..
Saat malam tlah makin larut
Saatnya botol tawa dikubur

Lalu kita buka lembaran baru..
Dalam imajinasi yang membiru..

Lusa,
Barangkali kita tlah minum busa..
Dan menyeruput soda, dengan dia yang dicinta

Iklan

Ada tanggapan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s